Sedikit Cinta

“Apa kau sungguh ingin jadi suamiku?”

Dia mengangguk dan memegang tanganku erat-erat, “Tentu saja!”

Duniaku berubah saat itu juga. Terlebih saat dia meminangku di rumah.

“Aku sungguh menyayangimu!” kupeluk dia.  Kusesap aroma tubuhnya. Aroma kesungguhan.

Continue reading

Advertisements

Jarak Terakhir

Aku masih terluka dengan ucapannya. Sepuluh tahun mencinta berakhir miris. Ia dengan mudah mengakhiri mimpi-mimpi kami.

Pembual ulung!

“Apa karena kita tak sepaham lagi?”

Continue reading