Sedikit Cinta

“Apa kau sungguh ingin jadi suamiku?”

Dia mengangguk dan memegang tanganku erat-erat, “Tentu saja!”

Duniaku berubah saat itu juga. Terlebih saat dia meminangku di rumah.

“Aku sungguh menyayangimu!” kupeluk dia.  Kusesap aroma tubuhnya. Aroma kesungguhan.

Continue reading

Advertisements